Posts on Twitter:

Happy thoughts and be positive always. 👊🏻































Loved this in my patients home today. She has autism and has struggled with life and weight. We made manageable goals & plans that worked with her autism together. Today shes off antidepressants and has lost over 3stone! 😊




Work done✅ Time for a beautiful evening run and it looks lush out there. There is beauty everywhere you’ve just got a look



























Posts on Tumblr:

Bryan Singer – What we call ‘evil’ doesn’t… https://ift.tt/36a4V7v ✪ Get More FANTASTIC Quotes—the Image Will Take You There! 😉

Pandangan

Beberapa minggu yang lalu pergi ke kampus buat konsul ke dosen karena peraturan akademik yang berubah, kalau belum konsul krs gak bisa valid atau belum disetujui sekaligus temen nitip juga.

Singkatnya, selama kuliah ini memang diantara teman2 yang satu DPA aku yang paling berbeda. Dari semester ke semester nilaiku gak membaik justru menurun.

Dosen bilang “kamu kenapa ?” Lalu aku jawab dengan yakin “saya banyak pikiran” karena aku tipe orang yang tertutup biasanya kalau ditanya hal privasi pasti aku berbohong, tapi kali ini gak karena sudah pasrah.

Setelah aku jawab seperti itu, dosen melirik ke arahku dan membalas “ kamu kerja ? ” (disebelahku ada teman) aku jawab “ enggak pak” dosen balas lagi “lha iya..gak kerja aja banyak pikiran” intinya gitu..setelah kata2 itu keluar, terus teringat di kepalaku.

Menurutku. Banyak orang melihat keadaan orang lain dengan apa yang mereka lihat, yaa pernyataan seperti itu udah seringlah terdengar.

  1. Apa iya orang yang banyak pikiran itu harus kerja dulu ?
  2. Apa hanya bekerja saja dijadikan alasan sebagai banyak pikiran ?
  • Setiap orang itu punya otak sendiri, gak mungkin kan Orang lain pinjam otak ? Setiap orang pasti punya masalah sendiri pasti punya bahagia sendiri..apa yang dipikirkan apa yang menjadi masalah belum tentu sama masalahnya dengan orang disekitarnya.

jadi, jangan gampang memandang orang lain sesuai dengan pandangan sendiri.

@khasanahasa | 21 Januari 2020

For anyone who needs to hear it:

You are enough, just as you are.

You’re allowed to take up space and have opinions.

You are valued.

You deserve to be happy, because happiness is not something that needs to be earned, it is something you have the right to.

You are loved.