Posts on Twitter:

"Gersang" Bagaikan hati yang telah patah dan tak bisa lagi merasakan hangatnya kasih sayang





















Show this thread




Sekerasnya idup kalau di nikmati pasti enak Di buat santai aja idup, "cepat juga mau ngejar siapa, pelan juga mau nungguin siapa".







Dapet beginian dari orang yang pernah deket sedeket-deketnya beberapa bulan lalu,😊










aku isi saldo gopay 1 juta trus langsung lenyap dalam hitungan detik cuma biar dapet karakter cewe CODmobile,,,,,😊i'm fine, i'm fine



Show this thread

Hati-hati nih yang miskin bisa jadi lo kerasukan. Feni rose




Surabaya panas ya, Sepanas liat km gandeng ceuwe lain :((













Maap perjalanan anda terganggu dikarenakan ada hati yang tak tersampaikan :')



Posts on Tumblr:

Perempuan dan Kepastian

//1

Siapa berani cicipi kepergian?

Seperti katamu dulu,
” Tolong jangan pergi “

Aduh puan, khawatirmu berlebihan
Ku tanya kau,
Mungkinkah singa pergi meninggalkan hutan ?

Sambil mengusap air mata, kau jawab dengan senyuman.

Dan kukira dengan itu sudah cukup membuatmu tenang.

//2

Siapa berani cicipi kepergian?

Seperti kataku dulu,

” Jangan jauh-jauh “

Aduh Tuan, Khawatir mu tanpa alasan,
Kutanya kau,
Salahkah jika mencari siapa yang mampu beri kepastian?

Dan kukira selama ini kau sadar apa yang telah kau lakukan.


Brian Caesar Ismail

Sukabumi, 13 Oktober 2019

Salahkah bila kuminta kau bersikap seperti sediakala ketika belum tahu bahwa aku jatuh hati padamu, tapi ternyata hatimu telah dimiliki orang lain?
—  berpura-puralah tidak tahu bahwa aku jatuh hati padamu.

Sebelumnya aku pernah bilang kalau aku tidak bisa membayangkan band kesukaannku membawakan sebuah lagu berbahasa Indonesia. Bukan karena meremehkan cara pelafalan mereka apalagi kualitas lagu band Indonesia, hanya saja itu akan terasa sangat aneh. Pikiran itu tetap ada sampai Brian menyanyikan dua bait lagu Separuh Aku milik Noah. Oke, cara Brian mengucapkan bahasa Indonesia sangat fasih, sangat lokal. Masih bisa diterima dan untungnya cuma dua bait.

Lalu datanglah mereka dua hari lalu ke Indonesia lagi. Dan… haruskah mereka melakukan ini? Haruskah mereka menyelesaikan apa yang belum mereka selesaikan di bulan Agustus? Menyanyikan Separuh Aku dari awal sampai akhir. Dan lagi! Harus aku akui mereka membawakannya dengan bagus dan tidak aneh. Pelafalan mereka sangat bagus untuk orang asing, terutama orang Korea. Sebagai orang yang lumayan sering berurusan dengan orang Korea di Jogja, aku tahu bagaimana mereka sedikit bermasalah dengan pelafalan bahasa Indonesia.

Satu lagi masalah. Kenapa Brian dan Jae harus fasih menyanyikan lagu bahasa Indonesia? Mereka jadi semakin lokal! Rasanya seperti band kampus yang sedang manggung membawakan lagu Noah. Dengan muka seperti itu, dengan suara seperti itu, dengan pelafalan bahasa Indonesia seperti itu.. Kalian mau jadi band Indonesia, Day6?

Sudah cukup! Sudah cukup ambyarnya!

Kalau kata Cinta ‘Pecahkan saja gelasnya!’, maka aku ingin bilang 'Hancurkan saja akhir tahunku, Day6!’

*o iya! Aku melanggar janjiku sendiri untuk tidak melihat apapun tentang Day6 sampai revisianku selesai. Well, sebenarnya aku bilang kalau aku tidak akan membuka Twitter sampai minggu malam. Dan aku menonton mereka senin pagi-pagi buta, meninggalkan revisian yang menyebalkan, lalu menambah tingkat keambyaran karena melihat betapa lokal dan manusiawinya mereka.

Sekian.

Kentang.

instagram

#ambyar 😅 #recording #guitarist #failed #fender #leadII

Made with Instagram
instagram

Tes Vocal
#ambyar 😂😂

Made with Instagram

I dont know you. I really dont. I also dont know how I looked like in your eyes. Maybe you see me as a monster. Or something that makes you scared. Or a beast that you constantly trying to beat. Maybe, I am.
Because you keep drifting away from me.

Pernah

pernah melangkah dengan bangga lalu dipaksa berhenti

pernah melahirkan percaya lalu khianat diterima diri

pernah selalu melarang ini itu dan talinya mengikat mati diri lain

pernah terlalu jatuh hingga sempat lupa berdiri

pernah setiap gelap berharap namun dijawab hanya sunyi

pernah memberi namun tak pernah balas sampai di diri

pernah ada di titik itu dan lupa diri ini siapa dan siapa ini

Ambyar

Ceritanya malem ini mau ngegaul habis praktikum dr pagi. Malming kali ini nongkrongnya ga jauh jauh kok. Dpan tl lg ada Pammits (Pasar Malam Minggu ITS). Kalo kata Merry, “bolehlah malming. tapi nongkrongnya tetep di its juga.”
Pammits mlem tdi feat. Hari Air 2015. Bener kok, jam 9an yaa masa gada petir, gada mendung. Tiba-tiba ujan deres.
Aku, Merry, Abang, Ceci, & Susi br kelar foto. Catet! Baru aja bgt kelar. Tetiba langit surabaya ambyaaar jadi ujan deres. Awalnya kita panik. “Eh, Lek. Ambilin payung di tasku dh. Cepetan ni.” Bolehlah 1 payung u / 4 org. Mungkin ngerasa badannya pd langsing kali yaa. Ada kali semenit empet2an haha. Gak habis pikir kok muat yaa wkaka.
Tetiba, aku kepikiran pake banner hari air yg td dibuat background foto jadi penutup kepala kta. Terus satu sisinya dicantolin ke jeruji pager. Alhamdulillaah..yg laen empet2an, kita mah enggak. Sadly, i couldnt post those photos. There are some trouble w/ my tumblr phone app. Sediih ga bsa pamer foto2 seru & aib

Selamat hujan, selamat hari air sedunia!! Cukup hujan aja yg tiba2 ambyar, hatiku jangan #eaak

Surabaya, 21 Maret 2015


Ku yang gagal diet tergoda okonimayaki pammits